Panggung semifinal Piala Dunia 2026 siap menyajikan bentrokan klasik sarat gengsi antara Argentina dan Inggris di Atlanta Stadium pada Kamis (16/7) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi sorotan utama karena mempertemukan megabintang Argentina, Lionel Messi, dengan kekuatan kolektif skuad Inggris yang sedang dalam performa terbaiknya.

Lionel Messi, yang kerap dijuluki sebagai pemain terbaik sepanjang masa (GOAT), kembali membuktikan kelasnya di usia 39 tahun. Sepanjang turnamen, kapten tim nasional Argentina tersebut telah mengemas delapan gol, menempatkannya di puncak daftar pencetak gol terbanyak bersama penyerang Prancis, Kylian Mbappe. Bagi Messi, laga ini menjadi momen krusial untuk menjaga asa mempertahankan trofi juara dunia yang diraih pada edisi 2022 lalu.

Di kubu seberang, Inggris menantang sang juara bertahan dengan skuad yang sangat berimbang. Perpaduan antara darah muda seperti Jude Bellingham, Declan Rice, dan Anthony Gordon, berkolaborasi apik dengan pilar senior layaknya Harry Kane dan John Stones. Keseimbangan performa dari lini belakang hingga ujung tombak menjadi senjata utama tim berjuluk Tiga Singa tersebut.

Penjaga gawang utama Inggris, Jordan Pickford, menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi reputasi besar Messi. Meski menaruh hormat pada kualitas individu La Pulga, Pickford meyakini bahwa kedalaman dan kebersamaan tim Inggris akan menjadi pembeda pada laga krusial nanti. Ia menyerukan rekan-rekannya untuk membuktikan kualitas kolektif mereka di atas lapangan.

Rivalitas kedua negara di pentas Piala Dunia memang selalu dibumbui aroma sejarah. Pertemuan ini sekaligus membangkitkan memori perempat final Piala Dunia 1986, saat Albiceleste menyingkirkan Inggris lewat gol legendaris 'Tangan Tuhan' milik Diego Maradona. Kini, di era modern, kedua tim kembali bertarung demi satu tiket menuju partai puncak.