Bursa saham Wall Street berhasil mencatatkan penguatan pada penutupan perdagangan Jumat, 10 Juli 2026. Performa positif ini didorong oleh lonjakan signifikan saham perusahaan raksasa teknologi, yang sekaligus menopang indeks S&P 500 dan Nasdaq untuk mengakhiri pekan di zona hijau.
Indeks S&P 500 tercatat naik 0,42 persen ke level 7.575,39, sementara Nasdaq Composite menguat 0,29 persen menjadi 26.281,61. Di sisi lain, Dow Jones Industrial Average juga menunjukkan tren serupa dengan kenaikan 149,60 poin atau sekitar 0,29 persen menuju posisi 52.637,01.
Sentimen positif pasar dipicu oleh performa impresif saham Nvidia yang melesat 4 persen. Selain itu, Meta Platforms membukukan kenaikan 6 persen pada hari tersebut, sekaligus menggenapi penguatan mingguan sebesar 15 persen setelah mendapatkan rekomendasi beli dari Bank of America terkait efisiensi operasional berbasis kecerdasan buatan (AI).
Perhatian investor juga tertuju pada debut saham SK Hynix di Nasdaq. Produsen chip asal Korea Selatan tersebut langsung melonjak sekitar 13 persen dari harga penawaran awal sebesar US$149 per lembar saham. Kehadiran emiten baru ini sempat memicu spekulasi mengenai persaingan modal dengan perusahaan memori lokal Amerika Serikat seperti Micron Technology.
Terlepas dari optimisme investor terhadap teknologi AI, para analis tetap mengingatkan adanya risiko volatilitas di masa depan. Eric Parnell, Kepala Strategi Pasar Great Valley Advisor Group, menilai bahwa meski pasar tengah mengalami fase 'booming', potensi koreksi besar pada paruh kedua tahun 2026 tidak dapat dikesampingkan.
Selain faktor fundamental teknologi, penguatan pasar saham juga terbantu oleh penurunan harga minyak dunia. Situasi ini dipengaruhi oleh langkah diplomasi baru terkait potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran, yang diharapkan mampu meredam ketegangan geopolitik di Timur Tengah.