Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda mengambil langkah berbeda dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia pada tahun 2026. Alih-alih menggelar perlombaan seremonial internal, lembaga legislatif ini memutuskan mengalihkan alokasi anggaran perayaan untuk menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat luas.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda, Viktor Yuan, menjelaskan bahwa perubahan konsep ini bertujuan agar kemeriahan hari kemerdekaan dapat dirasakan langsung dampaknya oleh warga, bukan sekadar menjadi acara internal kedewanan. Layanan kesehatan cuma-cuma ini dirancang terbuka untuk seluruh warga Kota Samarinda tanpa terkecuali.

Viktor menambahkan, inisiatif ini merupakan wujud syukur atas kemerdekaan sekaligus momentum untuk menyelaraskan perayaan dengan derap pembangunan daerah. Pihaknya berharap seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati fasilitas ini sebagai bentuk kehadiran nyata pemerintah di tengah warga.

Di samping program sosial tersebut, Komisi II DPRD Samarinda juga menyoroti sektor pariwisata daerah. Legislator mendorong Pemerintah Kota Samarinda untuk lebih jeli dalam mengidentifikasi serta mengoptimalkan potensi wisata lokal guna mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Menurut Viktor, tata kelola pariwisata yang profesional dan inovatif akan menjadi kunci penting dalam menjadikan Samarinda sebagai kota yang tidak hanya mandiri secara fiskal, tetapi juga memiliki daya tarik destinasi yang kuat di Kalimantan Timur.