Bursa saham Tokyo mencatatkan kinerja gemilang pada perdagangan Rabu (5/8/2026). Indeks Nikkei 225 melesat tajam sebesar 3,66 persen atau bertambah 2.342,91 poin ke posisi 66.300,44. Angka penutupan ini menandai momentum pertama kalinya indeks acuan Jepang tersebut kembali parkir di atas level psikologis 66.000 sejak akhir Juli lalu.
Sepanjang sesi transaksi, pergerakan indeks terpantau sangat dinamis. Setelah dibuka menguat di level 64.565,27 dari penutupan sebelumnya yang berada di 63.957,53, Nikkei terus merangkak naik hingga menyentuh level tertinggi harian di 66.302,52 sesaat sebelum pasar ditutup. Sementara itu, indeks Topix yang mengukur pasar lebih luas turut terapresiasi sebesar 2,13 persen ke posisi 4.046,17.
Apresiasi signifikan ini dipicu oleh sentimen positif dari bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, yang mencetak rekor tertinggi baru pada malam sebelumnya. Selain itu, pulihnya kepercayaan investor terhadap prospek industri cip kecerdasan buatan (AI) turut mengakhiri kekhawatiran akan kejenuhan pasar di sektor teknologi. Saham produsen elektronik Ibiden memimpin penguatan dengan lonjakan dramatis 24,49 persen, diikuti oleh SoftBank Group yang naik 13,96 persen, serta Murata Manufacturing yang menguat 9,82 persen.
Dari sisi makroekonomi, meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah turut memberikan angin segar bagi pasar. Sinyal pembukaan kembali Selat Hormuz yang disampaikan oleh Menteri Keuangan AS berhasil menekan harga minyak mentah global, mengurangi kekhawatiran inflasi bagi Jepang yang sangat bergantung pada impor energi. Kondisi ini diperkuat oleh nilai tukar yen yang stabil di kisaran 157,61 per dolar AS, memberikan kepastian bagi emiten eksportir setelah sempat diguncang intervensi valuta asing awal pekan ini.