Pemulihan pascabencana tidak melulu soal pembangunan fisik infrastruktur, melainkan juga menyangkut penguatan fasilitas kesehatan yang menyentuh langsung masyarakat bawah. Menyadari urgensi tersebut, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa Aceh menginisiasi Program Recovery Kebencanaan di Gampong Meunasah Lhok, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada Sabtu (8/8/2026).

Langkah awal program ini ditandai dengan sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk "Revitalisasi Layanan Kesehatan Berbasis Masyarakat Pascabencana". Forum ini melibatkan 26 pemangku kepentingan setempat, mulai dari perwakilan Puskesmas, Geusyik (kepala desa), perangkat gampong, bidan desa, hingga para kader kesehatan. Program ini dirancang khusus untuk memulihkan kondisi kesehatan warga setelah sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi akibat Siklon Tropis Senyar.

Dalam diskusi tersebut, disepakati pembentukan dan penguatan dua pilar utama, yaitu Pos Sehat Penyakit Tidak Menular (PTM) serta Pos Sehat Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Pos Sehat PTM akan berfokus pada deteksi dini, skrining, dan pendampingan berkelanjutan bagi warga penderita hipertensi serta diabetes mellitus. Sementara itu, program KIA diarahkan untuk memantau status gizi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita melalui kunjungan rumah secara berkala.

Geusyik Gampong Meunasah Lhok menyambut hangat kehadiran program pemulihan ini. Pihaknya menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dompet Dhuafa karena telah memilih desa mereka sebagai pusat pelaksanaan program. Ia berharap inisiatif ini dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat desa.

Koordinator Wilayah LKC Dompet Dhuafa Aceh, Arfan Ramadhan, menekankan bahwa pemulihan sejati berfokus pada kemandirian masyarakat. Menurutnya, program ini bukan sekadar memberikan bantuan layanan medis sesaat, melainkan melatih warga agar mampu mengidentifikasi masalah kesehatan secara mandiri serta membangun sistem rujukan gotong royong yang berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, fasilitator program, Uswatun Hasanah, akan mendampingi warga dalam melakukan skrining kesehatan berkala, meningkatkan kapasitas kader lokal, dan melakukan kunjungan rumah. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, LKC Dompet Dhuafa Aceh berharap ketahanan kesehatan masyarakat gampong dapat terjaga secara mandiri dan berkesinambungan.