Dalam upaya menjaga eksistensi dan vitalitas pasar tradisional di tengah gempuran modernisasi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman bersiap menyelenggarakan kembali program Gerakan Meramaikan Pasar Rakyat (GEMPAR). Acara yang mengusung tema "Nyaman Pasarnya, Berdaya Ekonominya" ini akan dipusatkan di Pasar Ngijon, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Moyudan, Sleman, pada Minggu (2/8/2026) mulai pukul 07.00 WIB.

Langkah ini diambil karena pasar rakyat dinilai bukan sekadar tempat transaksi ekonomi semata, melainkan juga ruang interaksi sosial dan silaturahmi antarwarga yang bernilai tinggi. Melalui gerakan ini, pemerintah daerah berkomitmen untuk menciptakan ekosistem pasar yang bersih, nyaman, dan tetap relevan bagi kebutuhan masyarakat modern tanpa menghilangkan identitas tradisionalnya.

Guna memikat kehadiran pengunjung, agenda GEMPAR kali ini akan dimeriahkan oleh pentas kesenian tradisional jathilan yang menjadi ikon budaya khas wilayah setempat. Pertunjukan seni rakyat ini disajikan secara gratis untuk memberikan hiburan segar sekaligus memacu aktivitas belanja masyarakat guna menghidupkan lapak pedagang lokal.

Selain hiburan, GEMPAR juga menyajikan ruang edukasi melalui talkshow interaktif mengenai strategi penguatan ekonomi domestik dan tata kelola pasar rakyat yang berkelanjutan. Diskusi tersebut akan menghadirkan narasumber berkompeten, yakni Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Sleman, Untung Basuki Rahmat, bersama perwakilan dari Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Sleman.

Kemeriahan acara dipastikan semakin semarak dengan dipandu oleh duet pembawa acara Dina Trinil dan Gospeng, yang siap membawakan panggung dengan gaya yang segar dan interaktif. Kolaborasi antara aspek seni, edukasi, dan belanja ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi pemulihan ekonomi kerakyatan di Sleman.