Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Ha Tinh tengah menginisiasi langkah strategis melalui survei komprehensif terkait penerapan perdagangan elektronik (e-commerce). Sasaran survei ini mencakup pelaku usaha berskala besar, koperasi, kelompok produksi, hingga unit usaha rumah tangga di seluruh wilayah tersebut guna memetakan kebutuhan riil di lapangan.
Survei ini difokuskan pada pengidentifikasian kendala serta peluang, mulai dari kebutuhan pendaftaran produk di pasar digital, promosi, hingga pelatihan transformasi digital. Materi pelatihan yang ditawarkan meliputi strategi pemasaran daring, teknik penjualan melalui siaran langsung (live streaming), hingga konsultasi pengembangan merek agar produk lokal mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Data yang terkumpul nantinya akan menjadi fondasi bagi Disperindag Ha Tinh dalam merancang program bantuan yang tepat sasaran. Fokus utama dari inisiatif ini adalah mempererat sinergi antara produsen lokal dengan sistem distribusi modern, termasuk menghubungkan mereka dengan ekosistem digital yang lebih efisien.
Salah satu poin utama dalam survei ini adalah memfasilitasi integrasi pelaku usaha ke dalam program Shopee MII. Melalui model ini, produsen mendapatkan akses langsung ke toko resmi platform tanpa harus mengelola operasional toko secara mandiri. Pihak Shopee akan menangani aspek pemasaran, pemrosesan pesanan, hingga logistik, sehingga pelaku usaha dapat lebih fokus pada kualitas dan kapasitas produksi.
Disperindag Ha Tinh mengajak seluruh elemen bisnis di wilayahnya untuk berpartisipasi aktif dalam survei ini hingga 15 Juli 2026. Partisipasi tersebut dianggap krusial dalam mempercepat digitalisasi ekonomi lokal. Bagi unit usaha yang berminat untuk berpartisipasi, koordinasi dapat dilakukan melalui saluran komunikasi Zalo di nomor 0858.540.177.