Pemerintah Kabupaten Bangli menggelar program pelayanan pengobatan gratis secara serentak di empat wilayah kecamatan pada Sabtu (1/8/2026). Kegiatan sosial kemanusiaan ini diselenggarakan sebagai bagian dari peringatan hari suci Rahina Tumpek Krulut sekaligus tindak lanjut dari instruksi Gubernur Bali tertanggal 29 Juli 2026.
Aksi layanan kesehatan cuma-cuma ini menyasar beberapa titik strategis, meliputi Desa Kedisan di Kecamatan Kintamani, Desa Selati di Kecamatan Bangli, Desa Adat Kebon di Desa Sulahan untuk Kecamatan Susut, serta Banjar Tembuku Kaja di Desa Tembuku untuk Kecamatan Tembuku. Pemerataan lokasi ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas hingga ke tingkat perdesaan.
Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, menjelaskan bahwa momentum Tumpek Krulut membawa pesan moral mendalam tentang kasih sayang, empati, dan gotong royong terhadap sesama manusia. Pemerintah daerah menerjemahkan nilai spiritual tersebut ke dalam tindakan nyata berupa pelayanan kesehatan yang inklusif.
Menurut Sedana Arta, kesehatan merupakan pilar utama untuk membangun masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera. Melalui program ini, pemerintah berkomitmen untuk hadir langsung di tengah masyarakat guna memastikan akses layanan kesehatan yang berkualitas dapat diperoleh dengan mudah.
Kegiatan ini disambut antusias oleh warga setempat yang berbondong-bondong memanfaatkan kesempatan untuk memeriksakan kesehatan dan berkonsultasi medis secara cuma-cuma. Pihak Pemkab Bangli juga mengapresiasi sinergi dari para tenaga medis serta pemerintah desa yang turut menyukseskan jalannya acara.