Cabang olahraga teqball Indonesia diproyeksikan menjadi salah satu penyumbang medali baru dalam ajang multi-event bergengsi, Asian Games 2026 di Jepang. Keyakinan ini muncul seiring dengan debut perdana cabang olahraga tersebut dalam pesta olahraga terbesar di Asia yang akan berlangsung di Aichi dan Nagoya.
Anggota Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) sekaligus Wakil Chef de Mission (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2026, Harry Warganegara, menilai rekam jejak prestasi para atlet menjadi modal krusial. Saat mengunjungi pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jawa Timur, Harry optimistis Indonesia mampu berbicara banyak.
Teqball sendiri merupakan olahraga inovatif yang mengombinasikan teknik sepak bola dengan meja melengkung mirip tenis meja. Meskipun tergolong baru di tanah air, perkembangannya yang pesat dan dinamis membuat tim Indonesia berpeluang besar menciptakan kejutan di kancah internasional.
Dari tiga nomor pertandingan yang akan diikuti, tim Indonesia menargetkan setidaknya mampu menembus babak final. Target realistis dicanangkan adalah membawa pulang medali, dengan harapan tertinggi meraih medali emas melalui perjuangan keras para atlet.
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Olahraga Teqball Seluruh Indonesia (PP POTSI), Jovinus Carolus Legawa, menjelaskan bahwa persiapan intensif telah berjalan selama dua tahun. POTSI secara konsisten mempersiapkan tim sejak melihat potensi besar olahraga ini masuk ke dalam agenda kompetisi olahraga internasional.
Kekuatan tim nasional teqball Indonesia kali ini akan dipandu oleh pelatih asal Hungaria, Gabriel Kota. Skuad Merah Putih diperkuat oleh empat atlet berpengalaman internasional yang sebelumnya sukses menyabet medali perak pada ajang SEA Games 2025 di Thailand.
Secara keseluruhan, kontingen Indonesia berencana mengirimkan 432 atlet dari 35 cabang olahraga ke Asian Games 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026. Target utama Merah Putih adalah membawa pulang sedikitnya empat medali emas dari Negeri Sakura tersebut.