Riset terbaru dari lembaga riset YouGov mencatat adanya fenomena migrasi penonton siaran langsung yang masif selama akhir pekan olahraga atau 'super weekend' di Inggris Raya pada 4 hingga 5 Juli. Pertandingan Piala Dunia FIFA antara Inggris dan Meksiko menjadi magnet utama, di mana 39 persen populasi merencanakan untuk menyaksikannya, dengan mayoritas mutlak sebesar 63 persen memilih menonton secara langsung.

Di bawah bayang-bayang sepak bola, turnamen tenis Wimbledon dan ajang balap Formula 1 (F1) GP Inggris mengekor dengan persentase minat penonton masing-masing sebesar 19 persen dan 18 persen. Padatnya jadwal pada akhir pekan tersebut terbukti memicu bentrokan perhatian pemirsa. YouGov mencatat sekitar 13 persen responden sebenarnya berminat menonton Wimbledon atau F1 jika jadwal kedua ajang bergengsi tersebut tidak bertabrakan.

Dampak bentrokan jadwal ini juga memukul kompetisi yang tengah berkembang, seperti Rugby Nations Championship dan Final Piala Dunia Kriket T20 Wanita. Meskipun awalnya mengantongi minat tonton masing-masing sebesar 11 persen dan 8 persen, kedua ajang ini kehilangan potensi penonton tambahan sebesar 7 persen dan 5 persen akibat konflik waktu siaran.

Data dari lembaga pemeringkat resmi Barb mengonfirmasi dominasi sepak bola yang tak tergoyahkan sepanjang akhir pekan tersebut. Pertandingan fase grup Piala Dunia yang mempertemukan Kanada melawan Maroko serta Paraguay menghadapi Prancis mencatatkan rata-rata penonton hingga tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan cabang olahraga lainnya, dengan puncak pemirsa melampaui lima juta orang pada hari Sabtu.

Menariknya, grafik penonton Wimbledon sangat dipengaruhi oleh jalannya pertandingan sepak bola. Jumlah pemirsa Wimbledon di saluran BBC melonjak tajam tepat saat laga Piala Dunia memasuki waktu turun minum, sebelum kembali menyusut ketika babak kedua dimulai. Laga tenis antara Grigor Dimitrov dan Matteo Berrettini yang berlangsung ketat hingga lima set akhirnya sukses mencatatkan puncak 2,3 juta penonton.

Pola serupa terjadi pada hari Minggu, di mana rampungnya balapan F1 di sirkuit Silverstone pada pukul 16.28 BST menjadi katalis perpindahan penonton. Dalam kurun waktu 30 menit setelah bendera finis dikibarkan, jumlah pemirsa Wimbledon melonjak sekitar 50 persen, sementara Final Piala Dunia Kriket T20 Wanita merangkak naik hingga mencapai puncak 400.000 penonton.

Puncak antusiasme penonton tertinggi pada akhir pekan itu tercapai saat laga dramatis Brasil vs Norwegia yang menembus 7,3 juta pemirsa pada momen adu penalti. Sementara itu, pertandingan antara Inggris dan Meksiko yang tayang dini hari dibuka dengan 5,9 juta penonton dan melonjak hingga menyentuh angka 8,9 juta pemirsa sesaat setelah Jude Bellingham mencetak gol pembuka.