Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Muhammadiyah Makassar resmi membuka agenda Learning Skill and Information Technology (LSIT) 2026 bagi 644 mahasiswa baru. Pembekalan intensif yang berlangsung selama empat hari, 7–10 September 2026, di Balai Sidang Kampus Unismuh ini dirancang untuk membentuk kesiapan akademik, literasi digital, dan adaptabilitas peserta didik di era kedokteran modern.
Dekan FKIK Unismuh, Prof. Dr. dr. Suryani As’ad, menegaskan bahwa LSIT menjadi orientasi krusial bagi mahasiswa untuk memahami metode learning how to learn. Mengingat tingginya dinamika pembelajaran di rumpun ilmu kesehatan—mulai dari kedokteran, farmasi, kebidanan, hingga administrasi rumah sakit—mahasiswa dituntut memiliki daya tahan mental (resiliensi) dan ketangguhan fisik. Pendekatan joyful learning serta pengenalan interprofessional education turut diterapkan agar proses studi tetap menyegarkan namun berorientasi pada pencapaian kompetensi tinggi.
Selain penguasaan metodologi belajar dasar hingga tingkat lanjut, mahasiswa baru dibekali kapabilitas pemanfaatan teknologi informasi untuk menunjang riset dan praktikum. Prof. Suryani menambahkan, pembentukan karakter tidak sekadar fokus pada kecerdasan intelektual, melainkan juga penanaman integritas moral, jiwa kemanusiaan, dan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan sebagai fondasi utama calon tenaga medis.
Apresiasi tinggi disampaikan oleh Wakil Rektor II Unismuh Makassar, Dr. Hj. Ihyani Malik, yang membuka kegiatan secara resmi. Ia menekankan bahwa keseriusan pihak fakultas dalam menyambut mahasiswa baru mencerminkan komitmen lembaga dalam menjaga budaya kerja profesional. Ihyani berpesan agar para mahasiswa baru tidak ragu merajut cita-cita setinggi mungkin karena institusi siap mengawal proses panjang tersebut hingga garis akhir.
Secara global, pelaksanaan LSIT 2026 selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan poin 3 mengenai Kehidupan Sehat dan Sejahtera. Usai menuntaskan pembekalan di tingkat fakultas, para mahasiswa baru dijadwalkan mengikuti Pesantren Mahasiswa Baru pada 12 September, sebelum akhirnya dikukuhkan secara resmi di tingkat universitas pada 17 September 2026.