BPJS Kesehatan Cabang Samarinda terus berupaya mendekatkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada masyarakat yang tinggal di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Kalimantan Timur. Melalui inovasi Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) serta program jemput bola BPJS Keliling, warga di daerah pelosok kini dapat mengurus administrasi kesehatan dengan lebih mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kantor cabang.
Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Samarinda, Adrielona JMS, menjelaskan bahwa layanan VIOLA memanfaatkan teknologi konferensi video secara real-time. Kanal digital tanpa tatap muka ini menghubungkan langsung masyarakat dengan petugas BPJS Kesehatan untuk berbagai keperluan, mulai dari pemutakhiran data, pemberian informasi, hingga penanganan aduan. Dalam pelaksanaannya, BPJS Kesehatan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menyediakan fasilitas pendukung di puskesmas, kantor desa, kantor kecamatan, hingga sekolah.
Sepanjang periode Januari hingga Mei 2026, tercatat ratusan warga telah memanfaatkan kemudahan VIOLA. Pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) menjadi titik layanan yang paling sering diakses oleh warga setempat. Saat ini, terdapat 12 puskesmas yang aktif memfasilitasi layanan tersebut, tersebar di Kabupaten Kutai Kartanegara (5 puskesmas), Kabupaten Kutai Timur (4 puskesmas), dan Kota Samarinda (3 puskesmas). Mayoritas pengguna didominasi oleh segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) yang memerlukan informasi serta perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Meskipun demikian, tantangan infrastruktur seperti keterbatasan jaringan komunikasi data, kondisi geografis yang sulit, serta tingkat literasi teknologi masyarakat yang masih beragam tetap menjadi kendala di sejumlah titik. Guna mengatasi hambatan tersebut, BPJS Kesehatan Samarinda turut mengoptimalkan program BPJS Keliling sebagai langkah jemput bola untuk menjangkau masyarakat secara langsung.
Langkah taktis ini merupakan bagian dari program Layanan Ujung Negeri (LANURI), yang menjadi salah satu Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Melalui sinergi teknologi dan layanan luar ruang ini, diharapkan kendala geografis tidak lagi menjadi penghalang bagi masyarakat di wilayah terpencil untuk mendapatkan jaminan kesehatan yang layak dan merata.