Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. Melalui Direktorat Kesehatan Ditjen Kekuatan Pertahanan, institusi tersebut menyelenggarakan aksi bakti kesehatan serta penyaluran paket sembako bagi 200 warga di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Napan, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, Kamis (10/7/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian integral dari Program Pengamanan dan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan (PPWP) ini bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat yang berada di garis depan Indonesia tetap mendapatkan akses kesehatan dan dukungan ekonomi yang memadai. Inisiatif ini tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan pokok, tetapi juga sebagai strategi untuk memperkokoh ketahanan nasional dari kawasan perbatasan yang berhadapan langsung dengan negara tetangga, Timor-Leste.
Direktur Kesehatan Ditjen Kekuatan Pertahanan Kemhan RI, Marsma TNI dr. Mukti Arja Berlian, menekankan bahwa pembangunan kawasan perbatasan merupakan prioritas nasional yang mencakup aspek infrastruktur, ekonomi, hingga kesejahteraan sosial. Menurutnya, masyarakat yang sehat dan sejahtera adalah pilar utama dalam menjaga kedaulatan bangsa dan merupakan kontribusi nyata menuju visi Indonesia Emas 2045.
Sinergi yang terbangun antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, serta tenaga kesehatan menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program ini. Kehadiran negara di Napan diharapkan mampu menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus menciptakan citra perbatasan sebagai kawasan yang tangguh, sehat, dan terbuka terhadap kolaborasi demi kemajuan bersama.
Di akhir rangkaian kegiatan, apresiasi diberikan kepada berbagai elemen pendukung, termasuk jajaran TNI, pemerintah daerah setempat, serta petugas medis dari RSAL Samuel J. Moeda dan Puskesmas Napan. Langkah ini diharapkan menjadi model keberlanjutan perhatian pemerintah dalam menjaga keutuhan wilayah serta keselamatan warga di seluruh pelosok tanah air.