Gelaran pameran kopi skala nasional, Indonesia Coffee Expo (ICX) 2026, resmi ditutup di Jakarta Convention Center (JCC) pada Minggu (6/9/2026). Ajang ini tidak hanya menjadi wadah selebrasi komoditas lokal, tetapi juga berhasil memicu kebangkitan ekosistem kopi tanah air melalui integrasi lintas sektor, mulai dari petani, pemangku industri, hingga lembaga keuangan.

Rangkaian ICX 2026 yang sebelumnya menyambangi kota Surabaya dan Medan mencatatkan antusiasme publik yang sangat tinggi. Di Jakarta saja, lebih dari 20.000 pengunjung memadati lokasi acara dengan volume transaksi mencapai Rp3,6 miliar. Pencapaian ini melengkapi sukses perhelatan di Surabaya yang membukukan nilai transaksi Rp3 miliar serta Medan sebesar Rp1,5 miliar, membuktikan bahwa kopi telah bertransformasi menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang menjanjikan.

Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN), Nixon LP Napitupulu, menegaskan bahwa berakhirnya pameran justru menjadi titik awal kolaborasi yang lebih erat. BTN berkomitmen mengambil peran strategis melalui modernisasi sistem pembayaran digital guna mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kopi agar mampu naik kelas hingga merambah pasar global.

Melalui platform digital balé by BTN, pihak perbankan berupaya menyederhanakan transaksi serta memperluas jangkauan pasar para pengusaha kopi lokal. Nixon menekankan pentingnya menyatukan potensi origin, bakat barista, dan kekuatan brand lokal dari hulu ke hilir melalui inovasi dan akselerasi teknologi digital.

Selain pertemuam bisnis, hari terakhir ICX 2026 dimeriahkan oleh babak puncak Indonesia Barista Championship (IBC) Regional 1 Jakarta serta sesi edukasi bisnis. Ketua Umum Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Daryanto Witarsa, mengapresiasi tinggi kualitas para finalis yang tak hanya mahir meracik cita rasa, tetapi juga mampu menyampaikan narasi filosofis di balik setiap sajian kopi mereka.

Sementara itu, Presiden Direktur Dyandra Promosindo, Daswar Marpaung, menilai keberhasilan ICX 2026 dalam merangkul seluruh mata rantai industri kopi merupakan modal besar bagi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional. Seluruh rangkaian pameran resmi ditutup secara semarak lewat pertunjukan musik Coffee Rave Party, mengukuhkan semangat baru bagi kemajuan industri kopi Indonesia.