JAKARTA — Guna mengarungi dinamika industri asuransi jiwa yang kian kompetitif, PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkomitmen memperkokoh pilar bisnisnya. Langkah strategis ini ditempuh melalui transformasi menyeluruh pada sistem operasional dan infrastruktur teknologi informasi (IT) demi menjamin pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Direktur & COO BCA Life, Thomas Lahey, menjelaskan bahwa penguatan fondasi internal menjadi syarat mutlak sebelum melakukan ekspansi bisnis yang lebih besar. Menurutnya, pembenahan sistem operasional dan pemutakhiran lini IT akan berjalan beriringan untuk menciptakan ekosistem bisnis yang solid dan tangguh.
Dalam implementasinya, BCA Life menerapkan prinsip kehati-hatian yang ketat pada sejumlah lini strategis. Ini mencakup proses seleksi portofolio produk asuransi yang relevan dengan kebutuhan pasar, pengelolaan investasi yang aman guna menjaga stabilitas keuangan, hingga peningkatan standar layanan pelanggan demi menjaga loyalitas nasabah.
Komitmen tersebut membuahkan apresiasi dalam ajang "27th Infobank Insurance Recognition 2026" yang digelar di St. Regis Hotel, Jakarta. Melalui penghargaan ini, BCA Life kian optimistis menatap masa depan dengan target ambisius pada tahun 2030, yakni menembus jajaran 10 besar perusahaan asuransi jiwa di tanah air dengan melipatgandakan nilai aset serta melipattigakan laba bersih perusahaan.