PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) 2026 sebagai langkah taktis untuk memperkuat integrasi bisnis dan memacu inovasi di lingkungan grup perusahaan. Pertemuan krusial ini dihadiri langsung oleh jajaran direksi utama INALUM beserta para pemimpin anak usaha, termasuk PT Borneo Alumina Indonesia (BAI), PT Sinergi Mitra Lestari Indonesia (SMLI), PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA), dan PT Industri Baterai Indonesia (IBI).

Dalam forum tersebut, sejumlah proyek strategis dipaparkan guna memperkuat posisi industri aluminium di kancah nasional. PT BAI memaparkan perkembangan terbaru dari proyek strategis mereka yang berfokus pada penguatan rantai pasok aluminium domestik. Sementara itu, PT SMLI memaparkan peta jalan pengembangan bisnis baru yang mencakup digitalisasi teknologi informasi, efisiensi manajemen logistik, pengelolaan limbah industri, hingga optimasi tata kelola sumber daya manusia.

Melalui ruang diskusi interaktif ini, setiap entitas dapat saling berbagi pengetahuan, pengalaman operasional, serta praktik terbaik. Kolaborasi lintas anak perusahaan ini diharapkan mampu mendorong efisiensi operasional dan peningkatan kinerja korporasi secara berkelanjutan di masa mendatang.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap pencapaian internal, rangkaian acara ditutup dengan penganugerahan Penghargaan Program Inisiatif Terbaik 2025. Apresiasi ini diberikan kepada sejumlah individu dan unit kerja berprestasi yang dinilai memberikan kontribusi nyata dalam mendongkrak performa serta inovasi di tubuh grup INALUM.