Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Timur sukses menyelenggarakan turnamen biliar bertajuk "Deadline Headline Bola 9" di De Ale Billiard, Samarinda. Ajang yang berlangsung selama dua hari ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi antara insan pers dan para mitra strategis, tetapi juga menjadi inkubator untuk menjaring talenta baru di cabang olahraga biliar.

Diikuti oleh 64 peserta yang terdiri dari jurnalis anggota PWI se-Kaltim serta perwakilan instansi pemerintah, lembaga pemasyarakatan, dan korporasi, turnamen ini menggunakan sistem gugur ganda (double elimination). Format pertandingan ini sengaja dipilih untuk memberikan kesempatan kedua bagi peserta yang kalah di laga awal, sekaligus memperpanjang ruang interaksi dan keakraban antarpeserta.

Ketua Harian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kaltim, Nidya Listiyono, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif ini. Menurutnya, kegiatan olahraga yang dipadukan dengan sinergi kemitraan seperti ini sangat positif dan perlu dirawat keberlanjutannya agar cakupan pesertanya bisa lebih luas di masa mendatang.

Ketua PWI Kaltim, Abdurrahman Amin, menjelaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari pembinaan atlet menjelang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) yang dijadwalkan berlangsung di Lampung pada April mendatang. Ia optimistis ajang lokal ini mampu melahirkan atlet biliar tangguh yang bisa menyumbang medali perdana bagi kontingen Kaltim di tingkat nasional, di samping mendorong gaya hidup sehat bagi para jurnalis.

Sementara itu, Ketua PWI Kaltim Billiard Club, Yudi Adi Prabowo, menambahkan bahwa kompetisi ini digelar dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Melihat antusiasme peserta yang cukup tinggi, pihak panitia berharap turnamen ini dapat menjadi agenda tahunan dengan target partisipan yang lebih besar pada edisi berikutnya.