Pengurus Besar (PB) Squash Indonesia mulai menyusun langkah strategis untuk menjaring bibit atlet potensial dari berbagai daerah. Kabupaten Bekasi telah ditetapkan sebagai tuan rumah untuk pelaksanaan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Squash pada tahun 2026 mendatang.
Pemilihan lokasi ini bukan tanpa alasan, mengingat Kabupaten Bekasi dinilai memiliki sarana pendukung yang memadai untuk menggelar ajang olahraga tingkat nasional. Kejurnas tersebut diproyeksikan menjadi wadah utama dalam menyaring atlet-atlet muda yang nantinya akan dipersiapkan untuk memperkuat kontingen nasional di berbagai kompetisi internasional.
Pihak penyelenggara berkomitmen bahwa gelaran ini tidak hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi upaya jangka panjang dalam memasyarakatkan olahraga squash di tanah air. Dengan adanya kompetisi berjenjang, diharapkan ekosistem olahraga squash dapat berkembang lebih pesat, terutama dalam memunculkan regenerasi atlet yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.