Pemerintah Kabupaten Barito Timur berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat dengan memperketat validasi data kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah strategis ini dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang dipimpin oleh Asisten I Sekretariat Daerah (Setda) Barito Timur, Ari Panan, di Tamiang Layang.
Ari Panan menegaskan bahwa pembaruan data secara berkala merupakan pilar penting guna menghindari kendala administratif saat warga mengakses fasilitas kesehatan. Kerja sama yang erat antara perangkat daerah dan BPJS Kesehatan sangat dibutuhkan agar program perlindungan sosial ini benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
Dalam pertemuan tersebut, pihak BPJS Kesehatan Kantor Cabang Muara Teweh memaparkan kondisi terkini kepesertaan JKN di wilayah Barito Timur. Proses pemantauan kini dipermudah melalui pemanfaatan Web Portal PASTI JKN, sebuah sistem terintegrasi yang memudahkan pelacakan status aktif maupun nonaktif, baik untuk peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) maupun non-PBI.
Melalui integrasi data kependudukan yang lebih solid, Pemkab Barito Timur optimistis dapat menghadirkan tata kelola pelayanan publik yang lebih inklusif dan akurat. Sinergi berkelanjutan ini diharapkan mampu meminimalisasi ketimpangan akses kesehatan sekaligus menjamin keberlanjutan program jaminan sosial di daerah tersebut.