Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) resmi menjalin kemitraan strategis dengan Putera Sampoerna Foundation (PSF). Langkah ini diambil guna memperluas akses pendidikan berkualitas internasional bagi para atlet pelajar (student-athlete) di tanah air.

Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang disertai dengan penyerahan beasiswa secara simbolis. Kolaborasi ini dirancang untuk membangun ekosistem pembinaan yang seimbang, di mana para atlet tidak hanya didorong untuk mengukir prestasi di arena olahraga, tetapi juga dibekali dengan kapasitas akademik yang mumpuni untuk menghadapi tantangan global pasca-pensiun.

Melalui program ini, PSF berkomitmen menyediakan berbagai fasilitas penunjang pendidikan melalui Sampoerna Academy dan Sampoerna University. Program yang ditawarkan meliputi persiapan IELTS, English for Academic Purposes (EAP), General Education Development (GED), rencana pembelajaran individual, pendampingan akademik, hingga program beasiswa penuh.

Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan pentingnya mempersiapkan masa depan atlet sejak dini. Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi krusial agar para atlet memiliki daya saing global saat masih aktif maupun setelah gantung sepatu. Investasi jangka panjang ini diharapkan melahirkan generasi emas yang tangguh secara fisik dan intelektual.

Senada dengan itu, Senior Director Putera Sampoerna Foundation, Elan Merdy, menjelaskan bahwa kemitraan ini merupakan wujud nyata kepedulian PSF terhadap pemerataan pendidikan berkualitas. Melalui fleksibilitas akademik dan pendampingan khusus, para atlet diharapkan dapat meraih prestasi akademik tanpa harus mengorbankan karier olahraga mereka.

Dukungan senada diungkapkan oleh mantan perenang olimpiade Indonesia, Richard Sam Bera, serta mantan judoka nasional Krisna Bayu. Richard menilai integrasi pendidikan dan olahraga sangat krusial bagi kedisiplinan dan masa depan atlet pasca-pensiun. Sementara itu, Krisna Bayu menambahkan bahwa kerja sama ini memberikan ketenangan bagi orang tua mengenai masa depan akademik anak-anak mereka yang berkarier di dunia olahraga.