Pasar motor listrik untuk industri penerbangan global diproyeksikan mengalami lonjakan pertumbuhan yang signifikan dalam satu dekade mendatang. Nilai pasar sektor ini diperkirakan meroket dari USD 9,93 miliar pada tahun 2026 menjadi USD 24,66 miliar pada tahun 2035, dengan tingkat pertumbuhan tahunan rata-rata (CAGR) mencapai 8,61 persen.

Akselerasi pasar ini didorong oleh meningkatnya investasi pada pengembangan pesawat listrik dan hibrida. Selain itu, tuntutan regulasi emisi karbon yang kian ketat di tingkat global serta lompatan teknologi motor listrik turut menjadi katalis utama yang mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan tersebut.

Penggunaan motor listrik dinilai sebagai kunci krusial dalam upaya dekarbonisasi sektor penerbangan. Teknologi ini menawarkan efisiensi energi yang lebih tinggi serta mampu mereduksi kebisingan secara signifikan, baik pada sistem propulsi utama maupun sistem pendukung di dalam pesawat.

Meskipun kawasan Amerika Utara saat ini memimpin pangsa pasar global, industri penerbangan ramah lingkungan ini masih dihadapkan pada sejumlah tantangan besar. Beberapa hambatan utama yang harus segera diselesaikan antara lain keterbatasan kapasitas penyimpanan energi baterai serta belum memadainya infrastruktur pendukung di bandar udara.