Perangkat sandang (wearable device) berbasis kecerdasan buatan (AI) kini menjadi primadona baru di industri teknologi tanah air. Salah satu yang diprediksi akan mengalami lonjakan popularitas dalam beberapa tahun ke depan adalah kacamata pintar atau AI Smart Glasses. Pergeseran tren ini terlihat jelas dalam ajang pameran teknologi tahunan Digital Transformation Indonesia (DTI) Series 2026 yang berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, pada 5–6 Agustus 2026.

Sebagai distributor tunggal merek kacamata pintar Rokid di Indonesia, PT Denka Pratama Indonesia melihat potensi besar pada pasar lokal. Chief Marketing Officer PT Denka Pratama Indonesia, Bagus Widyanto Putra, mengungkapkan bahwa kehadiran kacamata pintar merupakan evolusi penting yang mempermudah interaksi manusia dengan kecerdasan buatan secara lebih praktis tanpa harus selalu menggenggam ponsel pintar atau membuka laptop.

Namun, di tengah antusiasme pasar yang tinggi, pihak distributor mengingatkan masyarakat agar tetap cermat dan selektif sebelum membeli. Setiap perangkat kacamata pintar yang dipasarkan secara resmi di Indonesia wajib memenuhi regulasi pemerintah, salah satunya dengan mengantongi sertifikasi dari Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Sertifikasi ini menjadi jaminan bahwa produk tersebut legal dan aman digunakan di dalam negeri.

Selain masalah legalitas, faktor keamanan siber dan perlindungan privasi juga menjadi perhatian utama. Mengingat kacamata pintar bekerja menggunakan integrasi kamera, mikrofon, dan jaringan internet, perangkat yang ideal harus memiliki indikator visual aktif saat melakukan perekaman agar menghormati privasi orang di sekitar. Sistem operasi perangkat juga harus terproteksi dengan baik guna mencegah upaya modifikasi ilegal seperti jailbreak yang rentan membuka celah kebocoran data pribadi.

Didorong oleh perkembangan pesat teknologi Large Language Model (LLM), kacamata pintar AI kini mampu menerjemahkan bahasa secara langsung hingga memberikan informasi instan secara real-time. PT Denka Pratama Indonesia pun berkomitmen mengimbangi penetrasi pasar ini dengan program edukasi digital bersama berbagai komunitas, guna memastikan masyarakat tidak hanya menikmati kecanggihan teknologi tetapi juga paham akan risiko serta aspek keamanannya.