Presiden ke-6 Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyatakan optimisme mendalam atas cetak biru dan arah pembangunan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk tahun 2027. Dari Amerika Serikat, SBY menilai bahwa agenda yang dipaparkan dalam Pidato Kenegaraan tersebut memberikan harapan baru bagi masa depan bangsa.
Pandangan tersebut disampaikan SBY melalui sebuah rekaman video yang diunggah di akun Instagram resminya saat berada di Rochester, AS. Meski tidak dapat hadir secara langsung dalam Sidang Tahunan MPR karena harus menjalani pemeriksaan kesehatan berkala di Mayo Clinic, SBY mengaku tetap memantau jalannya sidang serta berdiskusi dengan sejumlah kolega di tanah air mengenai substansi pidato kepresidenan tersebut.
Terkait target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen yang dipatok oleh pemerintahan Prabowo, SBY menilai angka tersebut realistis meski menuntut kerja keras. Berdasarkan pengalamannya memimpin Indonesia selama satu dekade dengan rata-rata pertumbuhan di angka serupa, ia meyakini target tersebut dapat menekan angka kemiskinan dan pengangguran secara signifikan jika diiringi dengan eksekusi kebijakan yang tepat.
Kendati menaruh harapan besar, SBY menitipkan pesan krusial bagi jajaran kabinet pemerintahan saat ini. Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas dan kesehatan fiskal negara serta melakukan pengawasan ketat agar tidak terjadi penyimpangan anggaran dalam implementasi program-program pembangunan di lapangan.