Petugas kesehatan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene, Sulawesi Barat, mengambil langkah proaktif dengan mendatangi langsung blok hunian warga binaan melalui program SIAMASEI pada Selasa (21/7/2026). Langkah jemput bola ini dilakukan untuk mempermudah akses dan memastikan seluruh penghuni mendapatkan pemeriksaan kesehatan berkala secara merata.

Layanan kesehatan ini mencakup serangkaian pemeriksaan medis dasar, mulai dari skrining kesehatan umum, pengukuran tekanan darah, hingga pengecekan kadar gula darah dan asam urat. Upaya ini dirancang sebagai langkah preventif untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan kronis atau penyakit tidak menular sejak dini agar dapat segera ditangani secara medis.

Tenaga Kesehatan Rutan Majene, Nurul Fitri, menjelaskan bahwa deteksi dini merupakan kunci utama dalam mencegah memburuknya kondisi kesehatan warga binaan. Pemeriksaan rutin ini membantu tim medis memetakan faktor risiko penyakit secara individu, sehingga tindakan edukatif, pemberian obat, atau rujukan lanjutan dapat segera dilakukan jika ditemukan indikasi medis tertentu.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Christy Jozef Thenu, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen instansi dalam memenuhi hak dasar warga binaan atas pelayanan kesehatan yang layak. Kegiatan rutin ini juga mendukung program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di lingkungan rutan yang humanis dan profesional.