Meta Platforms Inc. resmi meluncurkan model kecerdasan buatan (AI) terbaru yang dirancang khusus untuk menghasilkan gambar berbasis teks. Langkah ini menjadi tonggak penting bagi raksasa teknologi asal California tersebut setelah melakukan restrukturisasi besar-besaran pada divisi AI mereka sepanjang satu tahun terakhir.

Model yang diberi nama Muse Image ini telah tersedia melalui chatbot Meta AI sejak Selasa waktu setempat. Kehadirannya tidak terbatas pada satu aplikasi, melainkan mulai diintegrasikan secara luas ke seluruh ekosistem Meta, termasuk Instagram dan WhatsApp. Melalui fitur ini, pengguna dapat menciptakan visual baru dari perintah teks sederhana maupun melakukan penyuntingan kreatif pada gambar yang sudah ada.

Strategi Meta tidak hanya menyasar pengguna umum, tetapi juga merambah sektor komersial. Perusahaan membuka akses Muse Image bagi para pengiklan untuk memproduksi materi pemasaran berbasis AI. Selain itu, sistem ini memungkinkan pembuatan gambar yang menampilkan profil publik dari kreator atau teman dengan mekanisme yang diklaim tetap memperhatikan privasi pengguna.

Menanggapi kekhawatiran mengenai hak cipta dan privasi data, Meta menyediakan opsi pengaturan khusus bagi pengguna yang ingin membatasi konten mereka agar tidak digunakan ulang atau dimodifikasi oleh sistem AI. Kebijakan ini menjadi pelengkap dalam upaya Meta untuk bersaing secara agresif dengan kompetitor papan atas seperti OpenAI dan Anthropic di pasar kecerdasan buatan global.