Penyelenggaraan Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) KONI Sidoarjo menjadi momentum krusial bagi masa depan pembinaan olahraga di Kota Udang. Di tengah agenda pergantian pucuk pimpinan tersebut, para atlet, pelatih, dan pemangku kepentingan menaruh harapan besar agar forum ini berjalan kondusif demi menjaga fokus persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.
Aulia Zulfa Ramadhani, atlet renang artistik peraih dua medali emas Kejurnas Akuatik 2026, menekankan pentingnya harmonisasi dalam organisasi layaknya gerakan selaras di dalam kolam. Ia berharap pengurus baru KONI Sidoarjo dapat memberikan perhatian konkret pada kesejahteraan dan kebutuhan latihan para atlet, baik saat berlaga maupun dalam masa persiapan yang panjang.
Senada dengan Aulia, pelatih berkuda memanah Rizky Rahmawati mengingatkan bahwa dinamika internal organisasi jangan sampai mengganggu konsentrasi para praktisi di lapangan. Rizky menekankan bahwa target mempertahankan posisi runner-up pada Porprov 2027 membutuhkan konsolidasi cepat dan terobosan cerdas dari ketua umum terpilih nantinya.
Dukungan terhadap pelaksanaan musyawarah yang tertib juga disuarakan oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sidoarjo, Yudhi Irianto. Mewakili pemerintah daerah, ia menegaskan bahwa suksesi kepemimpinan ini sepenuhnya harus berorientasi pada peningkatan prestasi dan tata kelola organisasi yang bersih.
Sinergitas antara atlet, pengurus cabang olahraga, KONI, dan pemerintah daerah menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas prestasi olahraga Sidoarjo. Harapan kolektif ini menegaskan bahwa Musorkablub bukan sekadar panggung perebutan kekuasaan, melainkan awal dari kerja keras bersama dalam melahirkan sejarah prestasi baru.