Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memegang peranan krusial sebagai penggerak ekonomi nasional yang mengelola aset negara dalam skala besar. Namun, tantangan muncul ketika para pengambil keputusan di BUMN dituntut untuk bergerak cepat dalam dinamika bisnis, namun di sisi lain harus berhadapan dengan ketidakpastian risiko hukum yang tinggi jika terjadi kerugian atau kendala dalam operasional perusahaan.
Menanggapi urgensi tersebut, PT Perkebunan Nusantara III (Persero) menginisiasi seminar publik bertajuk “Beyond Business Risk: Strategi Pengelolaan Aset BUMN dan Batas Risiko dalam Keputusan Bisnis”. Kegiatan ini dirancang sebagai forum diskusi strategis yang mempertemukan regulator, praktisi hukum, akademisi, dan pelaku bisnis untuk merumuskan tata kelola aset yang lebih efektif, akuntabel, dan sesuai dengan prinsip *Good Corporate Governance*.
Seminar yang dijadwalkan berlangsung pada 15 Juli 2026 di Jakarta serta disiarkan secara daring ini, akan mengupas tuntas penerapan *Business Judgement Rule* (BJR) di tengah pembaruan regulasi hukum nasional. Diskusi juga akan menyoroti batasan antara risiko bisnis dan tanggung jawab hukum pidana, serta metode penilaian kerugian negara dengan mengacu pada preseden kasus terkini, seperti Putusan Perkara ASDP 2025.
Daftar narasumber yang akan hadir mencakup para ahli di bidangnya, antara lain Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof. Dr. Eddy O.S. Hiariej, Ketua Muda Pidana Mahkamah Agung Dr. Prim Haryadi, serta Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum Prof. Dr. Asep Nana Mulyana. Kehadiran para praktisi dan akademisi terkemuka ini diharapkan dapat memberikan perspektif komprehensif bagi jajaran hukum BUMN dalam melindungi perusahaan dari risiko hukum yang tidak proporsional.
Melalui forum ini, para peserta diharapkan tidak hanya mendapatkan wawasan teoritis mengenai kerangka hukum yang berlaku, tetapi juga mampu mengimplementasikan strategi pengelolaan aset yang berorientasi pada penciptaan nilai perusahaan. Seminar ini menjadi langkah nyata bagi ekosistem BUMN dalam menciptakan iklim bisnis yang sehat, aman, dan berdaya saing tinggi di masa depan.