Panitia Besar Pekan Olahraga Provinsi (PB Porprov) Jawa Barat XV menggelar rapat koordinasi Chief de Mission (CDM) di Balai Kota Bogor pada Selasa (28/7/2026). Pertemuan strategis ini bertujuan menyelaraskan persepsi dan memperkuat sinergi antara penyelenggara, pemerintah daerah, serta seluruh kontingen peserta guna menyukseskan pesta olahraga terbesar di Jawa Barat tersebut.
Ketua PB Porprov Jabar XV, Abdul Harris Bobihoe, memimpin langsung jalannya pertemuan yang dihadiri berbagai pemangku kepentingan penting. Di antaranya adalah Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin, Anggota Komisi V DPRD Jabar Fetty Anggraeni Dini, Ketua KONI Jabar Prof. M. Budiana, serta Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Jabar Herry Antasari. Kehadiran para tokoh ini mempertegas komitmen kolektif demi melahirkan kompetisi yang profesional dan suportif.
Forum ini fokus membahas berbagai aspek kesiapan teknis, mulai dari kelayakan arena pertandingan (venue), mekanisme perlombaan, hingga skema koordinasi antarkontingen. Melalui sinkronisasi ini, potensi kendala operasional selama gelaran Porprov diharapkan dapat dipetakan dan diantisipasi sejak dini.
Dalam kesempatannya, Abdul Harris Bobihoe menekankan bahwa kolaborasi lintas sektoral merupakan kunci utama kesuksesan Porprov XV, baik dari segi prestasi atlet maupun tata kelola organisasi. Ia optimistis koordinasi yang solid akan mampu melahirkan bibit-bibit atlet berprestasi baru yang kelak mengharumkan nama Jawa Barat di tingkat nasional.
Gelaran Porprov Jabar XV bukan sekadar ajang perebutan medali, melainkan momentum penting untuk mempererat hubungan antardaerah sekaligus membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan di Jawa Barat. Seluruh kontingen diharapkan menjaga sportivitas tinggi demi mencapai kesuksesan bersama.