Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, secara resmi mengonfirmasi kehadiran lini jam tangan pintar terbaru mereka, Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2. Melalui cuplikan informasi yang dirilis pertengahan Juli 2026, Samsung mengisyaratkan langkah berani dengan membenamkan teknologi kecerdasan buatan mandiri (agentic AI) langsung pada perangkat wearable tersebut, alih-alih menjadikannya sekadar aksesori pendukung ponsel pintar.
Dalam kampanye menjelang peluncuran resmi yang dijadwalkan pada 22 Juli 2026, Samsung menyoroti tiga pilar pembaruan utama. Pembaruan tersebut mencakup perombakan total pada dapur pacu perangkat melalui penggunaan chipset baru, daya tahan baterai yang diklaim jauh lebih awet, serta pembaruan sensor pemantau kesehatan jantung. Langkah ini mempertegas komitmen perusahaan untuk menghadirkan perangkat berkinerja tinggi yang lebih mandiri di pergelangan tangan pengguna.
Sejumlah laporan sebelumnya mengindikasikan bahwa kedua arloji pintar premium ini akan ditenagai oleh chipset Snapdragon Wear Elite. Prosesor kelas atas ini dirancang khusus untuk menangani proses komputasi kecerdasan buatan tingkat tinggi sekaligus menawarkan efisiensi daya yang signifikan. Dukungan performa ini juga akan disokong oleh kapasitas baterai fisik yang lebih besar, khususnya pada model kelas atas Galaxy Watch Ultra 2.
Di sektor pemantauan kesehatan, Samsung memperkenalkan metrik baru bertajuk "Heart Health Score". Fitur ini diproyeksikan menggantikan fungsi pemantau beban kardiovaskular konvensional yang ada pada generasi terdahulu. Dengan pembaruan ini, pengguna diharapkan dapat memperoleh analisis kesehatan jantung yang jauh lebih mendalam, terpersonalisasi, dan akurat secara real-time.
Pergeseran strategi ini menandai babak baru bagi ekosistem wearable Samsung. Jika sebelumnya jam tangan pintar diposisikan sebagai pendamping ponsel, kini Galaxy Watch 9 dipersiapkan untuk memproses kecerdasan buatan secara lokal. Inovasi ini memberikan otonomi yang lebih besar bagi perangkat untuk merespons kebutuhan pengguna tanpa harus selalu terhubung atau bergantung pada pemrosesan data di ponsel pintar.
Bersamaan dengan kabar peluncuran jam tangan pintar ini, Samsung juga telah membuka keran pemesanan awal untuk lini ponsel lipat Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8 dengan berbagai penawaran insentif khusus di beberapa wilayah retail resmi. Kendati potensi kenaikan harga membayangi lini baru ini, peningkatan fungsionalitas berbasis kecerdasan buatan diprediksi tetap menjadi daya tarik utama bagi para pencinta teknologi yang mendambakan pembaruan signifikan.