Universitas Tribhuwana Tunggadewi (UNITRI) Malang resmi mengukuhkan 825 mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026/2027. Dalam prosesi penyambutan bertajuk "I-Progres Muda: Berintegritas, Melayani, Berkarya" di GOR UNITRI, Rektor mengingatkan para mahasiswa agar tidak sekadar bergantung pada nilai akademis, melainkan harus siap menghadapi disrupsi teknologi di dunia kerja.
Rektor UNITRI, Prof. Dodi Wirawan Irawanto, S.E., M.Com., Ph.D., menegaskan bahwa tantangan yang menanti para mahasiswa selepas lulus kuliah akan jauh lebih kompleks. Menurutnya, pemahaman teknologi informasi yang tepat sejak awal bangku perkuliahan menjadi modal penting agar mahasiswa dapat bersikap adaptif dan gesit merespons perubahan zaman.
Selain fokus pada teknologi, kampus juga menanamkan budaya institusional bertajuk "I-Progres"—akronim dari Integritas, Pelayanan, Profesionalisme, Gotong Royong, yang dilandasi oleh Spiritualitas. Budaya ini dirancang agar para mahasiswa dapat langsung memberikan dampak konkret bagi masyarakat sekitar, selaras dengan program Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Di balik perayaan ini, UNITRI mencatat sekitar 150 lebih mahasiswa baru asal Nusa Tenggara Timur (NTT) belum bisa hadir di Malang lantaran wilayahnya terdampak bencana gempa bumi. Guna mengantisipasi hambatan belajar tersebut, pihak kampus berkomitmen memberikan fleksibilitas melalui penerapan sistem kuliah hybrid selama masa awal semester.
Di sisi lain, UNITRI juga kian gencar memperluas jangkauan ke ranah global. Tahun 2026 menandai tahun kedua universitas ini menerima mahasiswa asing, salah satunya dari negara yang tengah didera krisis seperti Sudan. Ke depan, UNITRI berencana melakukan ekspansi yang lebih agresif untuk menarik minat calon mahasiswa pascasarjana di kawasan ASEAN.
Ketua Dewan Penerimaan Mahasiswa Baru (DPMB) UNITRI, Prof. Dr. Nawir Rasidi, S.T., M.T., memaparkan dari total 1.124 pendaftar, hanya 825 peserta yang dinyatakan lolos seleksi. Dari jumlah itu, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) mencatatkan diri sebagai jurusan paling diminati dengan total 137 mahasiswa baru, disusul oleh fakultas-fakultas lain seperti Ekonomi, Ilmu Kesehatan, Ilmu Sosial, Pertanian, hingga Teknik.