Oppo resmi melakukan penyesuaian harga pada lini produk ponsel pintar unggulan mereka di Indonesia per Juli 2026. Keputusan strategis ini diambil sebagai langkah antisipasi terhadap disrupsi rantai pasok komponen elektronik global yang telah berlangsung sejak akhir 2025.
Dampak kelangkaan chip memori, khususnya jenis High Bandwidth Memory (HBM) yang terserap masif untuk kebutuhan infrastruktur kecerdasan buatan, memaksa produsen melakukan efisiensi alokasi produksi. Hal ini tidak hanya memengaruhi Oppo, namun turut memicu inflasi harga perangkat di segmen premium pada berbagai vendor teknologi dunia.
Untuk seri flagship Oppo Find X9, perubahan harga kini mulai terlihat di pasar ritel nasional. Model tertinggi, Oppo Find X9 Pro dengan konfigurasi RAM 16 GB dan penyimpanan internal 512 GB, kini dibanderol di angka Rp19.999.000. Sementara itu, varian reguler Oppo Find X9 dipasarkan mulai dari Rp14.999.000 hingga Rp20.088.000, bergantung pada spesifikasi kapasitas memori dan jaringan distribusi yang tersedia.
Varian Oppo Find X9s turut mengalami dinamika harga, dengan rentang nilai antara Rp14.999.000 hingga Rp17.489.000 untuk berbagai opsi konfigurasi penyimpanan. Perbedaan harga di tingkat diler resmi ini lazim terjadi akibat variasi biaya logistik serta kebijakan promosi yang diterapkan oleh masing-masing distributor regional.
Para analis memprediksi bahwa tren kenaikan harga komoditas elektronik berpotensi terus berlanjut sepanjang tahun 2026 selama krisis semikonduktor di tingkat hulu belum teratasi. Saat ini, peritel di berbagai daerah terus berupaya menjaga ketersediaan unit fisik di gerai konvensional guna merespons tingginya permintaan konsumen di tengah ketidakpastian pasokan global.