Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menekankan pentingnya aktivitas olahraga sebagai salah satu sarana efektif untuk membangun karakter generasi muda. Olahraga, khususnya sepak bola, dinilai tidak hanya berfokus pada pencapaian kemenangan fisik, melainkan juga berfungsi sebagai ruang edukasi nilai-nilai moral.
Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, menyatakan bahwa interaksi di lapangan olahraga mengajarkan anak-anak nilai-nilai penting seperti disiplin, kejujuran, kerja sama tim, dan sikap menghargai lawan. Hal ini disampaikannya dalam keterangan resmi pada Sabtu (29/8/2026).
Fajar menjelaskan bahwa proses pembentukan karakter anak tidak selalu harus dibatasi di dalam ruang kelas formal. Melalui aktivitas fisik luar ruangan, anak-anak mendapatkan pengalaman langsung untuk bersosialisasi, memahami arti sportivitas, serta merayakan kegembiraan dalam bermain tanpa terbebani oleh tuntutan hasil akhir semata.
Lebih lanjut, Wamendikdasmen menambahkan bahwa pembinaan olahraga yang terstruktur dengan baik berpotensi memupuk jiwa nasionalisme sekaligus membuka jalan bagi talenta muda untuk berprestasi di tingkat dunia. Kendati demikian, potensi tersebut hanya dapat dioptimalkan apabila didukung oleh ekosistem pembinaan yang solid, konsisten, dan berkelanjutan dari berbagai pihak terkait.