Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah (Pemda) sebagai motor penggerak kolaborasi lintas sektor demi menyukseskan visi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045. Agenda strategis ini diharapkan dapat terintegrasi secara nyata ke dalam dokumen perencanaan pembangunan serta penganggaran di tingkat daerah.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Akhmad Wiyagus, saat menghadiri Seminar Nasional dan Deklarasi Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045. Acara yang diinisiasi oleh Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (PIKI) ini berlangsung di GBI Bethel Summarecon, Bandung, Jawa Barat, pada Rabu (15/7/2026).

Dalam pemaparannya, Wiyagus menggarisbawahi bahwa kekuatan suatu negara di masa depan tidak lagi bertumpu pada kekayaan alam maupun kekuatan militer semata. Kualitas sumber daya manusia yang prima, yang ditopang oleh sistem kesehatan yang inklusif dan merata, menjadi syarat mutlak untuk melahirkan generasi yang kompetitif dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ia juga menegaskan bahwa isu kesehatan tidak bisa diselesaikan secara parsial oleh satu instansi saja. Diperlukan kerja sama multisektor yang melibatkan penyediaan air bersih, pembenahan sanitasi, ketahanan pangan, hingga tata ruang wilayah yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, Kemendagri berkomitmen mengawal agar alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) berpihak pada pembangunan kesehatan yang komprehensif.

Langkah strategis ini selaras dengan konstitusi negara yang menjamin hak pelayanan kesehatan bagi setiap warga, sebagaimana diamanatkan dalam UUD 1945, Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang menempatkan urusan kesehatan sebagai pelayanan dasar wajib.

Kegiatan deklarasi ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Menteri Kesehatan RI Benjamin Paulus Octavianus, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Dewan Kehormatan PIKI Hashim Sujono Djojohadikusumo, serta Ketua Umum PIKI Maruarar Sirait beserta jajaran pengurus lainnya.