Polda Metro Jaya resmi meningkatkan status penanganan kasus dugaan teror karangan bunga yang menyasar dokter kecantikan ternama, Oky Pratama, ke tahap penyidikan. Perkembangan proses hukum ini langsung memicu reaksi keras dari pengusaha kosmetik dan kesehatan, Heni Sagara, yang namanya turut terseret dalam pusaran konflik tersebut.
Menanggapi berbagai tudingan yang berkembang di ruang publik, Heni Sagara menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak terlibat dalam pengiriman karangan bunga yang dinilai meneror tersebut. Ia menyatakan bahwa isu ini sengaja diembuskan oleh pihak tertentu untuk menyudutkannya demi kepentingan persaingan bisnis.
Menurut Heni, narasi negatif yang dialamatkan kepadanya merupakan upaya sistematis untuk menekan dirinya. Ia menduga manuver tersebut sengaja dirancang agar ia bersedia mencabut laporan kepolisian yang sebelumnya telah ia layangkan terkait dugaan pencemaran nama baik oleh sejumlah pihak.
Heni juga menambahkan bahwa tuduhan ini sengaja digoreng oleh kompetitor sebagai bentuk laporan tandingan demi melemahkan posisi hukumnya. Melalui keterangan resminya, ia berharap proses penyelidikan yang berjalan di kepolisian dapat mengungkap aktor intelektual yang sebenarnya dan memulihkan nama baiknya.