Dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan di Kota Makassar, tim dosen dari Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Makassar menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Kegiatan berskema Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini dipusatkan di Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, dengan fokus pada pemanfaatan teknologi penyaring udara (air purifier) berbasis cairan organik eco enzyme.
Program edukatif ini diinisiasi oleh tim akademisi yang terdiri atas Zaenab, SKM., M.Kes., Rafidah, S.ST., M.Kes., dan Dr. Siti Nurul Fajriah, S.Pd., S.Ft., Physio., M.Kes. Melalui kolaborasi ini, para dosen berusaha menjembatani hasil riset akademis agar dapat diterapkan secara langsung menjadi teknologi tepat guna yang ramah lingkungan bagi masyarakat lokal.
Wakil Direktur I Poltekkes Kemenkes Makassar, Dr. Siti Nurul Fajriah, menegaskan pentingnya hilirisasi inovasi kampus demi kemaslahatan publik. Menurutnya, perguruan tinggi mengemban tanggung jawab moral untuk menyebarluaskan teknologi aplikatif yang mampu menjawab kebutuhan harian masyarakat dalam menjaga kebersihan udara di lingkungan tempat tinggal.
Kehadiran program ini disambut hangat oleh Lurah Banta-Bantaeng, Anselmus Watratan. Ia mengapresiasi transfer pengetahuan yang diberikan oleh para akademisi dan berharap edukasi ini tidak hanya bersifat temporer, melainkan dapat dipraktikkan secara berkelanjutan demi kesejahteraan serta kesehatan warga setempat.
Ketua Tim Pengabdian, Zaenab, memaparkan bahwa produk fermentasi sampah organik berupa eco enzyme diformulasikan secara khusus untuk mendukung kinerja alat penyaring udara. Selain teori, warga juga dibekali dengan demonstrasi langsung mengenai cara merakit, mengoperasikan, hingga merawat perangkat pembersih udara tersebut secara mandiri.
Di sisi lain, anggota tim pengabdi, Rafidah, mengingatkan bahwa teknologi ini merupakan sarana penunjang dan bukan solusi tunggal. Ia menekankan pentingnya warga untuk tetap menjaga sirkulasi udara alami dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna meminimalkan polutan di dalam ruangan secara optimal.