Dinas Bina Marga DKI Jakarta memutuskan membongkar total Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, setelah struktur jembatan mengalami kerusakan parah akibat ditabrak truk bermuatan alat berat pada Selasa (14/7/2026). Kendati demikian, otoritas terkait belum dapat memastikan kapan fasilitas publik ini akan dibangun kembali.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menjelaskan bahwa proyek rekonstruksi JPO tersebut memerlukan kajian mendalam. Pihaknya kini tengah menyusun perencanaan teknis yang sesuai dengan regulasi yang berlaku sebelum memulai pembangunan fisik.
Langkah pembongkaran cepat ini diambil demi menjamin keselamatan para pengguna jalan, mengingat kondisi struktur jembatan yang dinilai sangat riskan jika dipertahankan. Proses evakuasi dan pembongkaran tiang jembatan tersebut sempat memicu kemacetan lalu lintas yang cukup panjang di sekitar kawasan Mampang Prapatan.
Hingga saat ini, Pemprov DKI Jakarta juga masih bernegosiasi terkait pertanggungjawaban ganti rugi dari perusahaan pemilik truk. Kerugian material akibat insiden ini ditaksir mencapai miliaran rupiah. Di sisi lain, sopir truk berinisial A (28) telah diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Berdasarkan keterangan awal, insiden dipicu oleh kelalaian sopir yang tidak fokus karena melihat navigasi peta digital saat melintasi jalur tersebut untuk pertama kalinya. Menanggapi kejadian ini, Dinas Bina Marga mengimbau para pengendara kendaraan berat untuk lebih disiplin mematuhi rambu batas ketinggian guna mencegah kecelakaan serupa.