Gelanggang Olahraga (GOR) Bulu Tangkis di Kompleks Stadion Wilis menjadi saksi dimulainya Kejuaraan Kota (Kejurkot) PBSI Kota Madiun 2026 pada Minggu (27/7). Kompetisi yang dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli mendatang ini dibuka secara resmi oleh Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, dan diikuti oleh 307 peserta yang siap bersaing memperebutkan podium juara.
Tidak hanya menyasar atlet profesional, Kejurkot tahun ini juga merangkul berbagai komunitas pencinta tepok bulu di Kota Madiun. Kejuaraan ini memfasilitasi berbagai kalangan, mulai dari kelompok usia dini hingga kategori veteran dan komunitas ibu-ibu nonklub, guna menciptakan atmosfer kompetisi yang inklusif.
Sekretaris PBSI Kota Madiun, Anang Riyanto, menjelaskan bahwa turnamen ini dirancang untuk menyatukan seluruh elemen pencinta bulu tangkis di daerah tersebut. Dari total ratusan peserta, tercatat 136 atlet berasal dari 11 klub di bawah naungan PBSI Kota Madiun, sementara 171 peserta lainnya berpartisipasi dalam kategori rekreasi.
Sektor pembinaan memperebutkan prestasi di 14 kelompok umur untuk menyaring bibit-bibit muda potensial. Di sisi lain, sektor rekreasi menyajikan laga seru di kelas veteran U-90, U-100, U-110, serta ganda putri se-eks Karesidenan Madiun. Menariknya, kategori ganda putri rekreasi mencatatkan rekor partisipasi tertinggi sepanjang sejarah penyelenggaraan dengan total 51 pasangan.
Turnamen ini juga berfungsi sebagai gerbang awal penjaringan atlet berprestasi. Para pemenang dalam ajang ini nantinya akan diproyeksikan masuk ke dalam Pemusatan Latihan Kota (Platkot) untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi yang lebih tinggi, seperti Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) dan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur.