TANGERANG — Dalam upaya menjaga keseimbangan tumbuh kembang anak secara menyeluruh, Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cisauk melaksanakan program deteksi dini kesehatan jiwa bagi para siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Huda, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Rabu (12/8/2026).
Langkah ini diambil mengingat fase sekolah dasar merupakan masa krusial bagi perkembangan emosional anak. Pada periode ini, anak-anak mulai berinteraksi dengan lingkungan sosial yang lebih luas, menghadapi tekanan akademis, serta dinamika pertemanan yang berpotensi memengaruhi kondisi psikologis mereka secara signifikan.
Tim medis dari Puskesmas Cisauk turun langsung menggunakan instrumen evaluasi khusus yang disesuaikan dengan usia perkembangan anak guna memantau perilaku dan kestabilan emosi siswa. Proses pemeriksaan dilakukan dengan metode interaktif, santai, dan ramah anak agar para siswa merasa nyaman sehingga dapat lebih terbuka dalam mengekspresikan kondisi emosional mereka.
Pihak Puskesmas Cisauk menegaskan bahwa kesehatan mental merupakan fondasi vital bagi anak untuk dapat belajar secara optimal. Anak yang memiliki kondisi kejiwaan yang sehat dan stabil cenderung merasa lebih aman dan bahagia, yang secara langsung akan berdampak positif pada konsentrasi serta prestasi akademik mereka di sekolah.
Selain skrining, anak-anak juga diberikan edukasi sederhana mengenai cara mengenali serta mengelola emosi sehari-hari, termasuk saat menghadapi kecemasan. Program jemput bola ini diharapkan dapat membangun sinergi yang kuat antara tenaga kesehatan, pihak sekolah, dan orang tua dalam mengamati perubahan perilaku anak demi memberikan pendampingan psikologis sejak dini jika diperlukan.