Pasar ponsel pintar (smartphone) di Tiongkok kini semakin didominasi oleh dua raksasa teknologi dunia, Huawei Technologies Co. dan Apple Inc. Pada kuartal kedua tahun ini, kedua produsen tersebut berhasil memperkokoh posisi mereka di puncak pasar, didorong oleh pergeseran minat konsumen lokal yang kini lebih condong memilih perangkat kelas premium.
Berdasarkan data terbaru dari lembaga riset International Data Corporation (IDC), total pengiriman ponsel pintar secara keseluruhan di Tiongkok sebenarnya mengalami kontraksi sebesar 4,3 persen. Kendati demikian, Huawei yang berbasis di Shenzhen dan Apple justru melawan arus penurunan tersebut dengan mencatatkan pertumbuhan volume pengiriman masing-masing sekitar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Kelangkaan pasokan cip memori berskala global disinyalir menjadi pemicu utama di balik dinamika ini. Keterbatasan komponen memaksa sejumlah produsen gawai Android untuk menaikkan harga jual, yang berujung pada penurunan angka pengiriman mereka secara umum. Kondisi ini kemudian memicu polarisasi pasar, di mana konsumen lebih memilih untuk menunda peningkatan gawai atau langsung beralih ke perangkat premium.
Melalui dominasi kuat pada segmen harga tertinggi di Tiongkok, Huawei dan lini iPhone milik Apple tampil sebagai vendor utama yang sukses meraup pertumbuhan positif. Fenomena ini membuktikan bahwa daya beli untuk produk-produk kelas atas masih sangat solid di tengah fluktuasi pasar gadget global.