Suasana di Kompleks Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang mendadak gempar setelah seorang Calon Perwira Taruna (Capratar) berinisial AMM dilaporkan meninggal dunia. Korban diduga mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai tiga Gedung Werving Hoegeng, Kecamatan Gajahmungkur, Kota Semarang.

Peristiwa naas tersebut dilaporkan terjadi pada Kamis (30/7) malam, bertepatan dengan pelaksanaan apel malam rutin para taruna. Korban, yang merupakan taruna kiriman dari Provinsi Papua Barat Daya, diketahui menempati mess di lantai tiga gedung tersebut.

Aksi nekat tersebut seketika memicu kepanikan di lingkungan mess taruna. Korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Akpol yang lokasinya tidak jauh dari tempat kejadian. Kendati upaya medis darurat telah dilakukan, nyawa calon perwira muda ini akhirnya tidak berhasil tertolong.

Hingga saat ini, pihak berwenang belum merilis pernyataan resmi terkait motif maupun kronologi lengkap dari peristiwa memilukan tersebut. Jasad korban kini masih berada di RS Bhayangkara Akpol menunggu proses penanganan lebih lanjut dari pihak kepolisian.