SEMARANG – Dalam upaya nyata menekan angka stunting dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Tim 106 Universitas Diponegoro (Undip) menggelar aksi sosial di Kelurahan Pedurungan Tengah, Kota Semarang. Berkolaborasi dengan kader Posyandu setempat, kegiatan yang berlangsung di Lapangan Balai RW 08 pada Sabtu (11/7) pagi ini menghadirkan layanan kesehatan gratis serta edukasi gizi berbasis pangan lokal.

Aktivitas dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan senam kebugaran bertajuk "Gerak Sehat, Keluarga Kuat" untuk memicu kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebugaran fisik. Setelah itu, layanan pemeriksaan kesehatan dibuka secara simultan. Warga, khususnya kelompok lanjut usia dan individu berisiko tinggi, mendapatkan fasilitas pengecekan tekanan darah dan pengukuran kadar gula darah menggunakan glukometer digital guna mendeteksi dini potensi penyakit diabetes serta hipertensi.

Selain skrining medis, fokus utama kegiatan ini diarahkan pada pencegahan stunting lewat diversifikasi pangan lokal. Tim mahasiswa memperkenalkan puding daun kelor sebagai alternatif kudapan padat gizi yang ramah anak. Produk inovasi ini langsung dibagikan sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada balita, ibu hamil, serta ibu menyusui, lengkap dengan selebaran edukatif mengenai resep dan manfaat kesehatan dari tanaman kelor.

Maharatri Paramesthi, mahasiswa Teknologi Pangan Undip yang menginisiasi program edukasi ini, menjelaskan bahwa daun kelor dipilih karena ketersediaannya yang melimpah namun pengolahannya belum optimal. Menurutnya, mengemas kelor menjadi puding yang lezat diharapkan dapat mengubah persepsi masyarakat dan memudahkan para orang tua untuk memberikan asupan kaya nutrisi kepada anak secara mandiri di rumah.

Respons positif datang dari Ketua Posyandu setempat, Vita, yang mengapresiasi kontribusi aktif mahasiswa dalam memfasilitasi pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan ilmu gizi baru bagi warga. Sebagai penutup rangkaian program yang berakhir menjelang siang hari tersebut, tim KKN-T Undip menyerahkan bantuan alat tensimeter kepada pengurus posyandu demi menunjang keberlanjutan pemantauan kesehatan warga secara berkala.

Didampingi oleh dosen pembimbing lapangan Ir. Joko Mariyono, M.P., Ph.D., Annisa Firdauzi, S.P., M.P., dan Pramesti Megayana, S.P., M.Sc., inisiatif ini dirancang selaras dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya poin tanpa kelaparan serta kehidupan sehat sejahtera di lingkup keluarga.