Penyedia indeks global ternama, MSCI, memutuskan untuk mengeluarkan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dari konstituen MSCI Indonesia Investable Market Index. Langkah penghapusan yang dijadwalkan efektif pada penutupan perdagangan 31 Agustus 2026 ini akan menerapkan prosedur khusus akibat pergerakan saham emiten teknologi tersebut yang tertahan di level terendah.
Dalam pengumuman resminya pada Rabu (12/8) malam waktu Jenewa, MSCI mengungkapkan bahwa eksekusi delisting ini bakal menggunakan sistem nilai terendah. Secara spesifik, valuasi penghapusan diatur pada tingkat 0,00001 kali dari harga pasar saat ini demi mengatasi kendala replikasi indeks akibat likuiditas GOTO yang sangat minim.
Keputusan luar biasa ini merupakan respons atas stagnasi harga saham GOTO yang tidak beranjak dari batas bawah perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), yakni Rp50 per lembar, sejak 13 Mei 2026. Di pasar reguler, aktivitas transaksi saham ini tercatat sangat lesu dengan rata-rata volume harian hanya sebesar 56,23 juta lembar senilai Rp2,81 miliar dalam sebulan terakhir, meskipun kapitalisasi pasarnya masih bertengger di angka Rp57,03 triliun.
Berdasarkan data kepemilikan per 3 Agustus 2026, porsi kepemilikan asing mendominasi saham GOTO dengan persentase mencapai 69,89 persen, sedangkan sisanya dikuasai investor dalam negeri. Hingga saat ini, pihak manajemen GOTO belum memberikan pernyataan resmi terkait mekanisme khusus yang diterapkan oleh MSCI ini.