Mahasiswa Kuliah Kerja Lapangan dan Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati (Unmal) Kelompok 97 menggelar aksi sosial kemasyarakatan di Kota Metro. Kegiatan yang dipusatkan di Posyandu Kenanga, Kelurahan Margodadi ini meliputi pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis serta edukasi intensif mengenai pemberian ASI eksklusif dan pencegahan stunting.
Perwakilan mahasiswa dari Program Studi S1 Kebidanan Universitas Malahayati, Riska Damayanti, menggarisbawahi pentingnya pemberian ASI eksklusif pada enam bulan pertama kehidupan bayi untuk menunjang tumbuh kembang secara optimal. Selain pemenuhan nutrisi dasar, ia menekankan bahwa pencegahan stunting yang efektif juga menuntut penerapan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), akses sanitasi yang memadai, serta dukungan penuh lingkungan bagi ibu hamil dan menyusui.
Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh berbagai kalangan masyarakat, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui yang memiliki anak balita, kelompok lanjut usia (lansia), hingga para kader kesehatan setempat. Melalui program ini, mahasiswa berharap masyarakat dapat mengimplementasikan informasi yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas kesehatan keluarga sehari-hari.
Lurah Margodadi, Erwan, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif sosial tersebut. Ia menilai program kerja mahasiswa KKL-PPM ini memberikan dampak ganda yang positif, yakni memberikan akses pemeriksaan kesehatan fisik sekaligus menyebarkan edukasi krusial seputar kesehatan ibu dan anak di wilayahnya.
Manfaat langsung juga dirasakan oleh warga sekitar. Marni, salah seorang warga lansia yang hadir, mengaku sangat terbantu karena dapat memeriksakan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat secara cuma-cuma. Di sisi lain, Vani, seorang ibu balita, menyatakan edukasi yang diberikan sangat bermanfaat untuk meningkatkan pemahamannya terkait pola asuh sehat demi menghindarkan anak dari ancaman stunting.