Pemerintah Provinsi Maluku menegaskan komitmennya untuk mengawal para atlet daerah yang berlaga di kancah internasional. Langkah nyata ini ditunjukkan oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, saat menerima audiensi atlet atletik berprestasi, Matheos Berhitu, di Kantor Gubernur Maluku pada Kamis (27/8/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memberikan sokongan moral maupun materil menjelang keberangkatan sang atlet ke Bangkok, Thailand.
Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran daerah, Gubernur Hendrik Lewerissa secara personal memberikan bantuan dana pembinaan untuk mendukung langkah Matheos. Ia juga menginstruksikan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Maluku untuk mendampingi secara intensif para atlet potensial agar terus mengharumkan nama Indonesia di panggung dunia.
Kepala Dispora Maluku, Sandi A. Wattimena, menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan arahan tersebut. Sandi mengungkapkan bahwa meskipun cabang olahraga ultra maraton yang ditekuni Matheos belum secara resmi terdaftar di bawah naungan KONI Maluku, dedikasi dan torehan prestasi sang atlet di level internasional patut mendapatkan apresiasi dan pengawalan berkelanjutan.
Sebelum menargetkan podium di ajang 24H Bangkok International Championships pada September 2026 mendatang, Matheos baru saja menyabet medali emas dalam kategori jalan cepat 5.000 meter (usia 50–54 tahun) di ajang Sabah Masters Athletics Open Championships di Malaysia, Juni lalu. Keberhasilan tersebut memperpanjang catatan impresif sang atlet veteran yang kini berusia 53 tahun.
Perjalanan karier Matheos Berhitu terbilang inspiratif sehingga manajemennya menjuluki sang atlet sebagai "Manusia Super Indonesia". Mengawali hidup sebagai sopir angkutan kota di Ambon, kegigihannya berlatih secara mandiri membawanya memenangkan berbagai ajang lari ekstrem, termasuk Ultra Lintas Sumbawa 320 kilometer pada 2016 dan Ultra Marathon Peninsula Malaysia sepanjang 2.234 kilometer pada 2021.