PT Jalin Pembayaran Nusantara (Jalin) melaporkan pencapaian kinerja positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), lini bisnis layanan digital perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan sebesar 38 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Lonjakan performa ini dipicu oleh tingginya permintaan industri terhadap konektivitas sistem pembayaran yang kian dinamis. Saat ini, Jalin berperan strategis sebagai penghubung bagi lebih dari 105 institusi, mulai dari perbankan konvensional hingga perusahaan teknologi finansial (fintech), dalam ekosistem pembayaran nasional.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara melalui Holding BUMN Danareksa dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk., Jalin berkomitmen memperkuat kapasitas infrastruktur digital. Langkah ini diambil untuk mendukung transformasi ekonomi digital nasional serta memastikan kesiapan sistem dalam melayani kebutuhan transaksi masyarakat yang terus meningkat.

Direktur Utama Jalin, Ario Tejo Bayu Aji, menyatakan bahwa infrastruktur pembayaran harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Pihaknya berupaya menjaga ketersediaan sistem agar tetap andal, bahkan saat terjadi puncak lonjakan transaksi pada periode libur nasional seperti Ramadan, Idulfitri, serta Natal dan Tahun Baru, dengan tingkat ketersediaan mencapai di atas 99,9 persen.

Selain menjaga stabilitas operasional, Jalin juga terus menjalankan modernisasi jaringan ATM Link milik Himbara. Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun sistem keuangan nasional yang lebih efisien dan terintegrasi, sejalan dengan agenda digitalisasi pemerintah.