Raksasa teknologi Apple Inc. secara resmi melayangkan gugatan hukum yang mengungkap dugaan pelanggaran keamanan data serius pasca hengkangnya seorang insinyur senior, Chang Liu. Perusahaan yang berbasis di Cupertino ini menuduh Liu tidak hanya membawa pulang perangkat keras perusahaan, tetapi juga menyalahgunakan akses ilegal ke server internal Apple untuk kepentingan operasional di tempat kerja barunya, OpenAI.
Berdasarkan dokumen gugatan yang diajukan akhir pekan lalu, Apple mengungkapkan bahwa Liu diduga telah mengeksploitasi celah keamanan perangkat lunak guna mempertahankan akses ke server file internal perusahaan, bahkan setelah ia tidak lagi terdaftar sebagai karyawan. Dalam komunikasi yang disadap, Liu secara eksplisit menyiratkan kesadaran akan akses ilegal tersebut kepada mantan rekan sejawatnya, Alyssa Peng.
Gugatan tersebut merinci bahwa Liu diduga mengunduh berbagai dokumen krusial, mulai dari desain perangkat keras, detail manufaktur, hingga prosedur pengujian perangkat. Tindakan ini disinyalir dilakukan untuk mendukung pengembangan divisi perangkat keras yang kini tengah dirintis oleh OpenAI. Apple mengklaim bahwa data-data tersebut merupakan aset intelektual berharga yang menyangkut rahasia dagang perusahaan.
Lebih lanjut, keterlibatan Alyssa Peng dalam skandal ini menambah dimensi baru pada kasus tersebut. Peng diduga aktif membantu Liu dalam memperoleh informasi internal tambahan melalui perangkat pribadinya sebelum ia sendiri akhirnya memutuskan untuk mengundurkan diri dan bergabung dengan OpenAI pada April lalu. Kasus ini kini menjadi sorotan tajam terkait keamanan aset intelektual di tengah ketatnya persaingan talenta di industri kecerdasan buatan.