Rumah Sakit KORPRI Pura Raharja Surabaya resmi memperkenalkan identitas baru sebagai wujud transformasi layanan kesehatan yang lebih modern bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Langkah strategis ini didukung penuh oleh program KORPRI Health guna meningkatkan produktivitas serta kualitas pelayanan publik melalui pemeliharaan kesehatan birokrat yang optimal.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa kesehatan ASN merupakan investasi krusial dalam manajemen talenta nasional. Menurutnya, tubuh yang sehat dan bugar merupakan fondasi bagi terciptanya birokrasi yang adaptif serta profesional dalam melayani masyarakat.
Zudan menginstruksikan agar program KORPRI Health tidak berhenti pada penanganan penyakit secara kuratif, melainkan bergeser menjadi gerakan promotif dan preventif secara berkelanjutan. Langkah konkret yang didorong meliputi edukasi gaya hidup sehat, pemeriksaan medis berkala, hingga program vaksinasi massal guna mencegah penularan penyakit sejak dini.
Menandai era baru pelayanan, RS KORPRI Pura Raharja menjalin kemitraan strategis dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama Pusat Studi Kecerdasan Artifisial dan Teknologi Digital Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Selain itu, kerja sama internasional juga dirintis dengan St. Mary’s Hospital Korea guna mengadopsi standar pelayanan kesehatan global.
Bersamaan dengan peresmian tersebut, diselenggarakan pula Program Satu Juta Vaksinasi HPV yang menyasar sekitar 300 ASN beserta keluarga di lingkungan Pemprov Jawa Timur. Acara penting ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, Kepala Kantor Regional II BKN, perwakilan BPJS Kesehatan Surabaya, serta Kadin Jatim Bidang Kesehatan.