Firma hukum terkemuka, Lowey Dannenberg, P.C., dilaporkan tengah melakukan penyelidikan mendalam terhadap platform layanan kesehatan digital, Hims & Hers Health, Inc. Langkah hukum ini diambil menyusul adanya dugaan bahwa perusahaan tersebut telah membagikan data kesehatan sensitif milik penggunanya kepada pihak ketiga tanpa memperoleh persetujuan yang sah.

Informasi medis yang diduga disebarluaskan tersebut mencakup riwayat kesehatan fisik hingga catatan kesehatan mental para pengguna. Praktik ini dinilai melanggar undang-undang privasi serta standar perlindungan data konsumen yang berlaku. Kebocoran informasi ini menimbulkan kekhawatiran besar mengenai kredibilitas perlindungan privasi pada platform layanan kesehatan berbasis digital.

Akibat dari dugaan pelanggaran ini, warga Amerika Serikat yang menggunakan layanan Hims & Hers berpotensi untuk menuntut kompensasi melalui mekanisme arbitrase massal. Kasus ini sekaligus menjadi alarm bagi industri kesehatan digital global tentang pentingnya transparansi dan penerapan sistem keamanan data yang lebih ketat guna melindungi hak-hak konsumen.