Kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dengan Puskesmas Gatak serta BPJS Kesehatan kembali diperkuat melalui keterlibatan aktif mahasiswa Program Pendidikan Profesi Fisioterapis dan Apoteker. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kecamatan Gatak, Sukoharjo tersebut ditujukan untuk mengoptimalkan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) bagi masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia yang menderita hipertensi dan diabetes melitus.

Dosen pendamping kegiatan, Farid Rahman, menjelaskan bahwa inisiatif ini menekankan pada pendekatan promotif dan preventif. Melalui serangkaian agenda seperti senam rutin dan edukasi kesehatan, para mahasiswa membantu peserta mengelola kondisi medis mereka secara lebih terstruktur di luar sekadar tindakan pengobatan medis konvensional.

Sebanyak 50 peserta tampak antusias mengikuti instruksi senam yang dirancang khusus dengan memperhatikan batasan fisik lansia. Mahasiswa fisioterapi berperan krusial dalam mendampingi gerakan peserta, mulai dari fase pemanasan hingga pendinginan, guna memastikan keamanan serta efektivitas latihan dalam meningkatkan stabilitas otot dan sirkulasi darah.

Tak hanya aktivitas fisik, mahasiswa profesi apoteker turut memberikan pemahaman mendalam terkait pentingnya kepatuhan konsumsi obat dan manajemen pola makan sehat. Program ini terbukti memberikan dampak nyata, sebagaimana diakui oleh sejumlah peserta yang merasakan kestabilan tekanan darah dan kondisi fisik yang lebih prima setelah rutin mengikuti rangkaian kegiatan berkala tersebut.

Meski memberikan kontribusi positif, tim mahasiswa mencatat beberapa tantangan di lapangan, seperti kendala mobilitas bagi lansia yang memiliki keterbatasan transportasi serta tingkat kedisiplinan kehadiran peserta yang masih perlu ditingkatkan. Hasil evaluasi ini diharapkan dapat menjadi bahan perbaikan bagi keberlanjutan program kesehatan masyarakat di wilayah tersebut di masa mendatang.