PDI Perjuangan Kota Surabaya menerapkan strategi konsolidasi partai yang dinamis dengan memprioritaskan pendekatan kultural dan kemasyarakatan. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Armuji, menegaskan bahwa penguatan internal partai tidak harus selalu bertumpu pada rapat formal, melainkan lewat interaksi langsung yang menyentuh kehidupan sehari-hari warga.

Pernyataan tersebut disampaikan Armuji di sela-sela agenda Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur yang dihadiri oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri di Vasa Hotel, Surabaya. Menurutnya, esensi dari konsolidasi adalah keberlanjutan kerja politik di tengah masyarakat secara alami dan konsisten.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Surabaya ini menjelaskan bahwa berbagai kegiatan seperti olahraga bersama, pentas seni, dan agenda kebudayaan merupakan instrumen efektif untuk merangkul masyarakat. Model pendekatan inklusif ini dinilai mampu mempererat hubungan antar-kader sekaligus memperkuat basis dukungan di akar rumput.

Bagi Armuji, tolok ukur kesuksesan konsolidasi politik terletak pada seberapa kuat ikatan sosial yang terbangun antara partai dan rakyat. Karakteristik yang humanis dan membumi inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga kepercayaan publik secara berkelanjutan.